Humas UM Sampaikan Strategi Komunikasi Gerakan Ayo Sekolah ke Malang, itulah judul dari tulisan ini. Ya, Universitas Negeri Malang. hal yang akan kita bahas terus menerus. Kemaren tepatnya tanggal 5 bulan Agustus 2009 Humas Universitas Negeri Malang (UM) dan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia BPC Perhumas Malang Raya menyampaikan pokok-pokok pikiran “Strategi Mengkomunikasikan Gerakan Ayo Sekolah ke Malang kepada Pemerintah Kota Malang dan praktisi humas se-Malang Raya pada acara dialog interaktif dengan tema Sebuah Gerakan: Ayo Sekolah ke Malang yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Humas Perguruan Tinggi (Forkom Humas Perti) Malang Raya, (5/8/2009) di Universitas Kanjuruhan Malang. Slogan baru bagi kota pendidikan itu, “Malang Asoy,” yang berarti Malang sebagai tujuan wisata yang penuh dengan kenyamanan dan mengasyikan. Selain itu kata Asoy juga mengartikan kota Malang yang asyik akan mampu membuka peluang menempuh pendidikan secara nyaman, aman dan penuh kehangatan. Gerakan Ayo Sekolah ke Malang harus didukung oleh semua unsur pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swasta, dan masyarakat secara terintegrasi, terkoordinasi, dan dikomunikasikan kepada masyarakat di Malang dan luar Malang guna mewujudkan Malang,” ujar Kepala Humas dan juga Ketua Perhumas Malang Raya. Masih sangat kurangnya informasi tentang sekolah dan perguruan tinggi di Malang, menyebabkan para calon siswa dan mahasiswa dari luar kota Malang, jawa timur, pulau jawa, dan luar pulau jawa yang belum begitu banyak mengetahui secara lebih mendetail tentang pendidikan di Malang. Walaupun sudah ada iklan-iklan dari beberapa PTN/PTS di Malang yang di promosikan di media massa dan televisi, akan tetapi perlu dilakukan gerakan yang sama dalam strategi mengkomunikasikan gerakan “Ayo Sekolah ke Malang”. Ayo maju terus Malang
Humas UM Sampaikan Strategi Komunikasi Gerakan Ayo Sekolah ke Malang
Ribuan Peserta Bersaing untuk Bisa Kuliah di UM Malang
Ribuan peserta bersaing untuk bisa kuliah di UM Malang atau tepanya sebanyak 5294 peserta. Mereka semua bersaing untuk mendapat jatah bangku kuliah di UM mengikuti ujian tulis penerimaan mahasiswa baru melalui pendaftaran penerimaan online mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) seleksi jalur Mandiri II. Jumlah peserta pendaftar pada tahun 2009 mengalami kenaikan 20% dibandingkan pada tahun 2008 lalu sebanyak 4430 peserta, sedangkan peserta Non SMTA sebanyak 816 orang.
Ujian tulis diselenggarakan pada Rabu, 22 Juli 2009 di Universitas Negeri Malang (UM). Jadual ujian di mulai pada pukul 08.00 s.d. 09.00 WIB materi Tes Potensi Akademik (TPA), pukul 09.30 s.d. 10.45 WIB Tes Bidang Studi Dasar (matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris), pukul 11.15 s.d. 12.30 WIB Tes Bidang Studi IPA (matematika IPA, biologi, kimia, fisika, dan IPA terpadu) bagi kelompok ujian IPA atau Tes Bidang Studi IPS (sejarah, geografi, ekonomi, dan IPS terpadu) bagi kelompok ujian IPS.
Pada saat datang mengikuti ujian, peserta harus: (1) Membawa Tanda Peserta Ujian yang telah ditempel foto hitam putih/bewarna ukuran 3X4 cm, (2) membawa KTP/SIM/Kartu Pelajar untuk pencocokan identitas, (3) membawa bollpoint, pensil 2B, karet penghahus, (4) Menyiapkan foto hitam putih/bewarna ukuran 3X4 cm 1 lembar (untuk ditempelkan pada Tanda Bukti Hadir Ujian Tulis).
Bagi peserta yang mengikuti ujian keterampilan khusus akan dilaksanakan pada Kamis s.d. Jumat, 23 s.d 24 Juli 2009 mulai pukul 07.30 WIB) khusus S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan mulai pikul 06.00 WIB) di fakultas masing-masing, dan peserta harus membawa Tanda Bukti Hadir Ujian (yang telah ditempel foto hitam putih atau bewarna ukuran 3X4 cm
Hasil seleksi diumumkan pada Sabtu, tanggal 8 Agustus 2009 di Kampus UM Malang, Jl. Surabaya 6 Malang dan bias dilihat di Internet UM dengan alamat http ://www.um.ac.id. Calon mahasiswa baru yang tidak dapat memenuhi persyaratan regestrasi administrasi sebagaimana yang ditetapkan, maka dinyatakan mengundurkan diri dan gugur. Mahasiswa baru yang telah melakukan registrasi adminitrasi dan kemudian mengundurkan diri, maka biaya pendidikan tidak dapat diminta kembali.